Media sosial marketing itu tidak mudah, tak banyak yang tahu banyak tentang hal ini. Tapi “Tidak Mudah” bukanlah alasan untuk gagal. Hal ini yang akhirnya menjadi keputusan marketing dan pemilik bisnis mengabaikan potensi media sosial.

Mungkin ada yang beranggapan dan berkata “Media sosial tidak cocok untuk jenis usaha kami” atau hal sejenisnya. Banyak juga perusahaan yang membuat akun sosial media dan mulai menyerah saat mereka tidak melihat hasil secara langsung, ada sebagian yang bertahan karena merasa masih membutuhkannya meskipun tidak mendapatkan hasil yang diinginkan.

Dalam kedua contoh kasus tersebut, ada yang tidak dijelaskan yaitu rencana pemasaran melalui media sosial yang sesuai. Pada artikel ini, kami akan menunjukan cara membuat plan atau rencana media sosial marketing yang dapat membantu meningkatkan kesadaran merk atau brand awereness, mengarahkan lalu lintas, dan meningkatkan konversi.

Cara agar Sosial Media Plan Bekerja.

Apa itu Rencana Media Sosial (Sosial Media Plan) dan mengapa saya membutuhkannya?

Dalam istilah paling sederhana, hal ini adalah strategi komprehensif untuk pemasaran media sosial, rencana atau plan yang dibuat dengan susai harus mencakup :

  • Daftar tujuan dan sasaran yang jelas
  • Audit keberdaan sosial media anda
  • Analisis kompetitif
  • Garis besar dasar strategi media sosial
  • Membuat kalender rencana media sosial
  • Metode yang ditetapkan untuk pengukuran dan analisis

Membuat strategi yang efektif untuk sosial media butuh waktu ekstra, tapi waktu tersebut akan terbayar dengan hasil yang baik. Rencana efektif penting untuk memastikan keberhasilan dari upaya pemasaran sosial media secara keseluruhan.

Sosial Media Plan atau Rencana Media Sosial dapat membantu :

  • Mempertahankan jadwal posting yang konsisten disetiap channel
  • Hindari membagikan konten tanpa rencana (konten dadakan).
  • Stop menunggangi topik yang sedang tren karena ini dapat membuat rencana jadi buruk

Singkatnya, sebuah rencana yang efektif dapat membantu anda melangkah lebih baik dan bekerja lebih efisien serta sedikit mengalami stres.

Tetapkan Sasaran Pemasaran Media Sosial Terukur

Sebelum memulainya, anda perlu tahu mengapa anda memilih menggunakan media sosial. Berikut adalah beberapa contoh tujuan dan sasaran umum :

  • Mengendalikan Konversi
  • Membangun hubungan dengan calon customer
  • Menetapkan otoritas industry
  • Meningkatkan kesadaran merek.
  • Megetahui bahwa rencana itu penting dan berharga.

Audit Saluran Media Sosial Anda

Jangan panik, jenis audit yang kita bahas tidak melibatkan KPK. Kita berbicara tentang evaluasi kegunaan media sosial saat ini dan melakukan perbaikan didalamnya. Mari kita mulai dengan memilih saluran sosial media yang mencakup :

  • Evaluasi sosial media mana yang memiliki banyak pengguna dan kunjungan.
  • Tentukan sosial media mana yang dipakai atau tidak.
  • Memutuskan sosial media apa yang harus ditambahkan (jika ada).

Penasaran bagaimana mengetahui saluran yang tepat untuk bisnis anda? Mulailah dengan mengajukan 3 pertanyaan berikut :

  1. Apakah audiens saya berada pada saluran tertentu?
    Jika anda tidak yakin, ada cara simple untuk mengetahuinya. Yaitu melihat pada kompetitor anda. Lihat dan temukan pada jaringan mana audiens berada.
  2. Apakah saya memiliki waktu untuk berinvestasi pada saluran ini?
    Saluran media sosial yang stagnan akan membuat pengunjung memiliki kesan negative terhadap merek anda. Hindari masalah ini dengan tidak menggunakan banyak saluran yang tidak dapat anda kelolah dengan baik dan konsisten.
  3. Dapatkah saya mengambil kesuksesan pada saluran ini untuk mengembalikan pada tujuan bisnis yang sebenarnya?
    Media sosial dapat mendukung sejumlah tujuan bisnis, kuncinya adalah memastikan sesuai dengan usaha anda dan penting juga memahami bagaimana upaya tersebut dapat mempengaruhi bisnis anda.

Optimalkan saluran sosial media anda

Setelah memilih saluran media sosial yang akan anda pakai, langkah selanjutnya adalah mengoptimalkannya. Minimal, ini berarti memastikan anda telah mengisi profil sepenuhnya, karena hal ini sering diabaikan dan dianggap tidak penting. Padahal sebenarnya ini adalah hal yang sangat penting untuk bisnis anda.

  • Apakah bagian BIO terisi lengkap?
  • Sudahkah anda meyertakan link untuk kembali ke situs website anda?
  • Apakah anda menggunakan foto sampul atau banner yang atraktif?

Itu adalah beberapa hal sederhana yang patut dioptimalkan sebelum melanjutkan rencana sosial media anda. Mungkin anda akan menemukan beberapa hal yang terlupakan dan segera memperbaikinya.

Buatlah rencana untuk menciptakan konten visual

Seorang penulis yang terampil di media sosial belum tentu menjadi perancang visual atau videographer yang terampil begitupun sebaliknya. Tetapi jika anda bekerja dengan tim kecil atau bahkan sendiri, mungkin anda perlu berjuang untuk membuat semua asset yang dibutuhkan untuk rencana media sosial.

Berikut adalah beberapa cara untuk mengatasi masalah umum ini :

  1. Tidak tahu bagaimana cara merekam video?
    Manfaatkan smartphone anda untuk merekam sebuah momen, meskipun anda tidak akan memenangkan festival video, tapi hal ini akan cukup baik untuk tujuan pemasaran media sosial.
  2. Tidak memiliki desainer di tim?
    Manfaatkan alat desain grafis seperti canva atau infogram. Pilihan ini sangat cocok untuk orang yang tidak mahir di bidang desain grafis. Karena dengan tool ini anda dapat menciptakan gambar dan infografis yang menarik dan cepat.
  3. Perlu editor gambar yang lebih hebat, tapi tidak mampu membeli photoshop?
    Gunakanlah GIMP. Ini adalah editor gambar open-source gratis yang mirip dengan photoshop.

Buatlah strategi Kotnen media sosial sederhana.

Marketer sering berjuang untuk menemukan sebuah konten yang dapat mereka bagikan di sosial media. Jika anda mengalaminya, mungkin akan sangat membantu jika memulai dengan konten yang sudah anda buat di tempat lain.

Berikut adalah daftar singkat hal yang dapat anda promosikan di saluran sosial media anda :

  • Postingan blog
  • Halaman arahan
  • Pengumuman berita
  • Video
  • Infografis
  • Foto
  • Testimoni Pelanggan

Kemungkinannya adalah anda sudah pernah membuat beberapa item ini, mengapa tidak membagikannya di saluran sosial media juga?

Saat mencari berbagai kotnen untuk terlibat dalam media sosial, hal ini adalah beberapa yang perlu dipertimbangkan.

  • Jangan (hanya) membicarakan diri sendiri. Karena tidak ada orang yang suka melihat orang yang narsis, hal ini sangat menjengkelkan. Selain itu, perilaku seperti ini sama sekali tidak berguna untuk merek anda.
  • Hindari hal ini dengan membangun akurasi konten dalam rencana anda.
  • Buat daftar blog dan sumber berita yang berkaitan dengan industri bisnis anda. Pilih publisher yang menyediakan konten yang relevan untuk audiens anda.
  • Campur konten yang anda peroleh kedalam kalender konten.

Mulailah berfikir tentang video sosial yang original. Video semakin penting di media sosial, hal ini terutama berlaku di Facebook, yang memberikan visibilitas tinggi ke video yang diunggah langsung (bukan dari tautan eksternal seperti youtube, dll). Ditambah, twitter yang memungkinkan ada merekam video hingga 30 detik di aplikasi selulernya yaitu iOS dan Android.

Menetapkan jadwal posting

Pemasar biasanya ingin tahu waktu terbaik untuk publish di media sosial. Namun sulit mendapatkan jawaban yang jelas untuk kasus ini. Studi yang berbeda munjukan data yang berbeda, selain itu audiens mungkin aka nada di berbagai hari dan waktu yang berbeda. Untuk itu sebaiknya atasi masalah ini dengan pendekatan 2 cabang yaitu :

  1. Pakailah data dari studi industri sebagai titik awal
  2. Gunakan data anda sendiri untuk membuat kesimpulan.

Cara menemukan waktu terbaik untuk memulai post di facebook.

Kunjungi halaman facebook anda, lalu klik “wawasan” dan cari tab “Post” pada navigasi sebelah kiri. Anda akan menemukan gambaran jelas tentang waktu yang paling banyak audiens berada pada postingan anda. Untuk mendapatkan wawasan lebih detail, klik tab “jenis pos”. Ini akan menunjukan seberapa banyak jangkauan keterlibatan yang anda terima di video, foto atau entri tautan.

Lanjut baca Cara Membuat Sosial Media Plan Bekerja 100% (Part 2)

 

Leave a comment

%d blogger menyukai ini: